La La Land Movie Review

[SPOILER ALERT]

Jangan baca post ini kalau belum nonton filmnya karena bakalan ada spoiler nih disini, dan gue sendiri orang yang gak suka kalo belum nonton dan udah dapet spoiler. So, mending pastiin kalian udah nonton filmnya dulu.


La La Land adalah film musikal yang menceritakan tentang Mia (Emma Stone) dan Sebastian (Ryan Gosling) dalam menggapai mimpinya. Terlihat kayak biasa aja ya? But imo, what makes this movie special is : the song, the choreo, the cinematography, and the storyflow.

Oke bahas satu-satu,


The storyflow. Alur cerita ini cukup alus dan jadinya 'enak' buat di tonton. Opening scene di tengah kemacetan L.A jadi opening yang ciamik buat bridging ke pertemuan pertama antara Mia dan Sebastian. Setelah itu cerita ini dibuat sesuai dengan musim (winter, spring, summer, autumn, eh ada autumn gak ya difilm...). and thennn, the end of the story! Yes it is sad ending (super spoiler) tapi entah kenapa sad ending disini buat kita-kita yang nonton jadi tetap tersenyum dan disinilah kenapa beberapa temen gue sendiri bilang "ini film realistis sih" True story. This movie remind us that not every leading character meant to be together. (besides other movie yang one of the leading characternya mati karena mati ya. klise.) So, thats why i love the storyflow.

The cinematography. Buat kalian yang ga notice, film ini menggunakan palet warna yang warm. That's why emma stone's color of clothes rata-rata kuning kayak diposter, biru, pink, warna-warna yang warm. Dan gue suka banget sama film yang memakai palet warna warm kayak film ini. The shoot is really good too. Well, gue gak terlalu bisa describe sih tentang mereka pake teknik apa dan gimana karena gue gak mendalami tentang sinematografi itu sendiri but as a movieholic i can tell which one is good which one is... ordinary.

The song. Omg, how can you not love the song?! Bahkan saat film ini mulai tampil di layar lebar tidak hanya filmnya yang menembus angka jutaan penonton tapi album soundtracknya juga!!  Even me, right after i got home langsung buka spotify dan langsung dengerin sealbum dan.. enak semua lagunya. The music is magic. HAHA kok jadi cheesy.

Last but not least is the choreo. Okay i have no right to tell about the choreo since i cannot dance also. hikz. But i love it!!!! Bridging koreo antara dialog ke tiba-tiba koreo beneran yang heboh ala drama musikalnya alus gitu gak yang tibatiba lebay dan heboh. Lalu sukak aja gitu nari-narinya bikin vibesnya jadi positif. Btw, ada salah satu temen gue yang pinter nari dan suka bikin koreo gitu dan dia nonton dua kali film ini dua-duanya nangis karena saking bagusnya. So, I assume that this choreo in this movie was good too.


Last! Gue gak heran kalo film ini bisa memenangkan 7 piala dari 7 nominasi di golden globe. Karena ya sebagus itu. Mungkin gue lebay tapi selama nonton di bioskop gue ngerasa ada positive vibes jadi berasa senyum mulu gitu selama nonton (ya, gue gak nangis even tho it is sad ending).

Tapi tetep aja film bagus bukan berarti semua orang di dunia ini suka. Selera orang tetep beda-beda dan opini orang pun juga beda-beda. Temen gue, laki-laki, ada yang ketiduran nonton ini. Adapula yang sibuk main hape malahan. Yang cewek ada yang bilang "ini bagus sih tapi ya gak bagus banget kayak orang-orang bilang" Ada juga laki-laki yang nangis nonton film ini karena saking bagusnya.

Well as i said before, different people different opinion. So, whats yours?

Comments

Popular Posts