Dia

Lima hari.
Lima hari yang lalu pada awalnya terlihat sama seperti hari-hari biasanya
Lima hari yang lalu aku tidak memutuskan langsung pulang, ingin sejenak menikmati smansa di sore hari
Lima hari yang lalu aku bingung 
Lima hari yang lalu hatiku dipenuhi rasa tidak percaya dan marah
Lima hari yang lalu terdapat kabar duka
Lima hari yang lalu aku kehilangan seorang teman, partner, sahabat, keluarga

***

Aku ingat saat pertama kali kita kenal
Aku ingat saat kita duduk di suatu meja dan menginginkan hal yang sama
Aku ingat saat akhirnya kita disatukan di sekbid E
Aku juga ingat sekaligus kaget ketika tahu bahwa kamu juga jadi partnerku di aksi
Kita merupakan teman senasib selama di mpos
Meskipun kamu ipa dan aku ips
Meskipun aku galak (katanya) dan kamu baik
Aku ingat saat kamu menangis dan aku memarahimu
Dan semenjak itu kamu jarang menangis lagi, karena kamu sudah berjanji
Aku juga ingat semua tingkah lakumu yang terkadang membuatku gregetan
Kita juga pernah bertengkar
Namun tak sampai dua hari kita berbaikan karena kita lupa kalo kita sedang bertengkar
Kamu sering menolong
Kamu sering mengantarku ke rumah, lumayan menghemat uang saku 
Kita sering bercanda, tertawa, menangis, bersama-sama

***

Kamu adalah seorang perempuan sederhana dengan cita-cita luar biasa 
Seorang kakak yang sangat menyayangi adik-adiknya
Seorang bendahara yang mungkin terlihat lemah namun sebenarnya lebih kuat daripada aku
Seorang ketua sekbid yang bertanggung jawab dan mengayomi anggotanya
Seorang sahabat yang peduli dan setia


Kamu menginspirasiku mel :)





Rapbul terakhir mpos 11/12

Aksi 36 Alteration


CGTS 2014





Aku akan rindu menggunakan kata "kamu" saat berbicara dengan Amel
Karena sekarang aku hanya bisa menggunakan kata "dia"

Dan aku akan selalu rindu jarkoman yang berisi nama kita di dalamnya
"AmeliArifah"


Comments

Popular Posts