Berjuta rasanya Sang penjaga waktu

Liburan ini gue isi dengan membaca novel dan menonton film. Dan ternyata itu memberikan gue pelajaran hidup.

Berjuta Rasanya
Novel Berjuta rasanya karangan Tere-Liye. Kini dalam bentuk kumpulan cerpen. Gue beli ini di hari sabtu di saat seninnya gue masih uas, wkwk. Udah lama banget kepengen beli buku ini, penasaran aja. Akhirnya kesampean juga. Selesai uas hari terakhir sepulang dari nonton 5cm bersama ubers, gue langsung baca novel ini dan selesai malam itu juga. Dilihat dari covernya dan sedikit ulasan di belakang bukunya sudah terlihat novel ini menceritakan tentang kisah cinta. Dan karena ini kumpulan cerpen, buku ini memiliki berbeda-beda cerita setiap cerpennya, dan berbeda rasa. Mungkin ini salah satu alasan mengapa novel ini diberi judul "Berjuta Rasanya". Apa yang gue pelajari dari novel ini? Intinya sih, jangan gampang nge-fly deh, wkwk. Oh ya trus juga ada salah satu cerpen di novel ini yang menurut gue maknanya dalem. Intinya lebih baik mengambil kesempatan walaupun ternyata tidak berhasil, daripada tida mengambil kesempatan dan yang dipikirkan seumur hidup adalah "seandainya aku melakukan...." Dan novel ini juga mengajari kita untuk terima diri kita apa adanya, karena itulah yang terbaik. :D


The Time Keeper
The time keeper. Beli buku ini barengan sama novel berjuta rasanya. Novel terjemahan karangan mitch albom. Pas selesai baca novel berjuta rasanya gue langsung nyari novel ini, dan walaupun gue harus ke smansa gue bawa aja ini novel buat jaga-jaga. Ternyata di smansa gue gak baca buku ini sedikitpun. Tapi ketinggalan di smansa. Karena gue udah sangat penasaran dengan buku ini, jadi pas tau ini ketinggalan di smansa, gue langsung balik lagi. Sampai rumah langsung baca novel ini dengan tenang. Dari judulnya udah keliahatan kan cerita tentang apa? Sang penjaga waktu. Cerita tentang seseorang yang meminta waktu untuk berhenti, dan ia malah diberi hukuman.Cerita tentang seorang perempuan yang ingin mempercepat waktu dan cerita tentang seorang kakek tua yang mapan yang ingin memperlambat waktu. Itu yang sering kita lakukan kan? Kadang berharap untuk waktu cepat bergulir, kadang juga berharap untuk diberikan waktu yang lebih banyak lagi. Dan pada akhirnya sang penjaga waktu mencegah seorang remaja perempuan dan seorang kakek tua mapan untuk mengmbil keputusan tentang waktu yang akan mereka sesali. Dan sang penjaga waktu melakukan itu agar kesalahan yang ia perbuat tidak terulang lagi. Sangat menyentuh. Karena gue baca buku ini pas banget, di saat gue lagi sebel sama waktu yang gak pas. Dan ternyata ini bukan salah waktu. Waktu tidak bertambah juga tidak berkurang. Waktu akan selalu seperti ini. Dan ada quotes dari buku ini yang menurut gue berkesan.

Kamu tahu kenapa Tuhan membatasi hari kita?
Itu agar setiap harinya berharga untuk kita.




Comments

Popular Posts